SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Illahi Rabbi yang mana website sekolah SMP Quranic Science Boarding School telah dibuat dan dipublikasikan. Semoga dengan adanya website ini dapat memberikan seluruh informasi yang berguna bagi umum terkait program-program, kurikulum dan dokumentasi lainnya di SMP Quranic Science Boarding School yang berada di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat Indonesia di bawah naungan Yayasan Al-Kautsar 561.
Selebihnya kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT, apa yang telah kami upayakan masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu kami selalu membuka diri untuk terus memperbaiki program-program sekolah yang berkeunggulan agar mampu menghasilkan anak didik dambaan kita semua. Semoga segala yang kami upayakan mendapat ridho dan petunjuk Allah Swt.
Wallahul muwaafiq ilaa aqwamith thariq,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Baca Juga
Selamat dan Sukses! ( Info Seputar QSBS )
Selamat dan Sukses! SMP QSBS meraih 104 medali dalam Olimpiade Cerdas Cermat Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Ganesha Olimpiade Info Seputar QSBS Mau masuk PTN TOP?
PENERIMAAN SISWA BARU (PSB) TAHUN AJARAN 2019/2020 SMP QSBS Al Kautsar 561
PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN 2019/2020 (Menerima Putra & Putri ) BismillahirrahmanirrahimAlumni PT Ternama Indonesia dan Timur Tengah mempersembahkan Sekolah terbaik untuk masyar
KEGIATAN ASIK TAHUNAN PESANTREN
AK GAMES 2020 BANGUN SPORTIVITAS SANTRI Admin QSBS, Kab. Tasimalaya - Masuk di penghujung semester 1, Yayasan Al-Kautsar melaksanakan kegiatan pekan olahraga yang dinamai AK
Tablik Akbar di Tahun Baru Islam
“Hijrah Membawa Perubahan dengan Meningkatkan Ketaatan” Cineam, Kab. Tasikmalaya – Dalam rangka memeringati tahun baru Islam 1 Muharam 1443 H. SMA dan SMP Q
Social Research SMP Quranic Science Boarding School AK-561
Social Research SMP Quranic Science Boarding School AK-561 Dua minggu yg lalu siswa QSBS melakukan Riset Sosial ke Kampung Naga. Sepulangnya dari sana mereka diminta membuat lapor